JejakBeDe.online - Mengejar Sunset ke Gedung Opera Sydney Australia. Udah nyampe Sydney terus gak ke Gedung Operanya rugi banget tentunya yah.

Sydney merupakan kota transit dalam perjalanan kami mengikuti kursus singkat yang diselenggarakan Australia Award Indonesia (AAI). Sebelum kembali ke tanah air kami masih menginap semalam di sini.
Cerita lengkap: Mengikuti Kursus Singkat "Better Climate Services" Melalui Australia Awards Indonesia (AAI)

Saat kami tiba pertama kali di Bandara Sydney, kami langsung lanjut terbang ke Brisbane. Sesudah ke Melbourne dan Canberra kami kembali ke Sydney lagi. 

Perjalanan mengejar sensasi Sunset dari Gedung Opera Sydney Australia sebenarnya cukup berdarah-darah (halah), soale kami berjuang melawan suhu dingin dan juga menahan lapar karena perbekalan udah abis 😁😁😁.

Bekal yang saya maksud adalah beras dan bumbu-bumbu masak yang kami bawa dari tanah air. Sebagian besar sudah kami tinggal di Canbera karena kami pikir tidak akan sempat masak-masak lagi saat di Sydney.
Bekal dari tanah air

So, selama sehari semalam di Sydney, perut kami hanya diganjal kebab dan sandwich. Ada juga sih yang sempat nyari nasi ke restoran Jepang dekat apartemen.

Sebelumnya kami tiba dari Canberra pagi hari dan langsung ke penginapan di Apartemen Meriton Sydney. Kesepakatan teman-teman, setelah cek in di apartemen kami pergi mencari oleh-oleh dulu ke Paddy's Mart Sydney.
Cerita terkait nih : Berkunjung Ke Taman Bunga Floriade Canberra - Australia

Setelah makan siang baru kami akan berjalan kaki ke Gedung Opera Sydney. Tujuannya agar bisa mendapat pemandangan saat matahari terbenam di sana.

Kenapa jalan kaki? soale di peta jaraknya tidak sampai 3 kilometer dari apartemen yang kami tempati. Yang kami lupa suhu udara sangat dingin, saat angin berhembus terasa sekali menusuk tulang. 

Kemudian saat makan siang tidak maksimal karena dengan sisa bekal seadanya saja. Jadi makin klop suhu dingin dan perut setengah lapar.

Demi menikmati sunset dari Gedung Opera Sydney Australia, hambatan itu tidak jadi berarti. Apalagi perjalanan menuju ke sana cukup indah, melewati jalan raya dan gedung-gedung yang khas ala Eropa yang modern.
Katedral St. Mary yang dilewati menuju Gedung Opera Sydney Australia; Dok grup.

Salah satunya  gedung Katedral St. Mary di atas. Terletak di sisi timur Hyde Park yang kami lintasi. Sepertinya ini rute populer bagi yang ingin pergi Gedung Opera Sydney Australia dengan berjalan kaki.


Tentang Gedung Opera Sydney Australia

Gedung ini merupakan ikon Australia paling terkenal. Lihat aja kalo wisatawan yang berkunjung ke Australia khususnya Sydney pastinya punya foto mejeng di sini. Hehehe. Makanya kamipun berusaha punya dokumentasi di sini😁.

Kata om Wiki, Gedung Opera Sydney Australia ini selain sebagai objek pariwisata yang dikunjungi banyak wisatawan, juga merupakan tempat berbagai pertunjukkan seni seperti teater, balet, dan berbagai atraksi seni lainnya. 
Gedung Opera Sydney Australia malam hari, saya comot dari Wikipedia

Gedung Opera Sydney Australia menarik wisatawan karena memang desainnya yang canggih dan unik seperti cangkang/kerang. Di sebelah baratnya terdapat  Sydney Harbour Bridge yang juga merupakan ikon Australia.

Jadinya dari sini kita bisa menikmati dua bangunan terkenal di Australia sekaligus. Nah panorama sunset bisa kita nikmati dari arah sini, seperti foto emak-emak di bawah ini😊. 
Yang kiri adalah Sydney Harbour Bridge dan yang kanan Gedung Opera Sydney Australia, yang tengah abaikan saja 😁

Sayangnya saat itu Sunset dari Gedung Opera Sydney Australia tidak dapat kami nikmati karena ke arah barat banyak awan yang menutupi.Tapi ini tergantikan dengan pemandangan indah saat sebuah kapal pesiar hendak berlabuh pelabuhan Sydney.
Hanya bisa berharap kelak bisa naik kapal pesiar yang terlihat dari Gedung Opera Sydney Australia ini

Dari blog jendelakadaluarsa disebutkan kalo Gedung Opera Sydney Australia merupakan  karya arsitektur terbaik abad ke-20. Desainnya memang sengaja disayembarakan untuk mendapatkan bentuk arsitektur dan desain struktural yang ikonik. Pemenangnya adalah Jorn Utzon seorang seniman dari Denmark.

Foto panorama Gedung Opera Sydney, Sydney Harbour Bridge dan sekitarnya

Jorn Utzon  terpilih setelah berhasil mengalahkan 233 sketsa milik arsitek dari 32 negara lain. Desain dari Utzon dinilai paling sesuai  untuk menggambarkan sebuah balai pertemuan yang bisa menampung 3000 pengunjung, ditambah dengan beberapa aula kecil yang bisa menampung 1200 orang. Dikutip dari sini yah.

Jejak ke Ausie lainnya :

Gedung Opera Sydney Australia masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2007.  Hal ini tentunya karena desain dan nilai historisnya. Seperti Candi Borobudur dan Kota Tua Sawahlunto dari negara kita.
Udah bersiap selama 2 jam, sunsetnya malah ketutup awan.

Pembangunan Gedung Opera Sydney Australia hampir 14 tahun lamanya karena kerumitan interiornya. Tiap bagian gedung yang masing-masing berbentuk segitiga memiliki berat 15 ton. 
Tiba-tiba jadi sakti begini setelah melihat segitiga-segitiga Gedung Opera Sydney Australia 

Tiap bagian tersebut ditopang oleh kabel besi yang panjangnya mencapai 350 kilometer. Gedung Opera Sydney Australia menghabiskan 6.225 meter kaca yang berasal dari Perancis dan 645 kilometer kabel listrik. Lengkapnya baca di sini : https://www.sydneyoperahouse.com.

Gitu deh, mengejar Sunset dari Gedung Opera Sydney Australia, yang didapat hanya lapar dan dingin. Hehe.