JejekBeDe.online - Selfie Dengan Kangguru Di Currumbin Wildlife Sanctuary.

Currumbin Wildlife Sanctuary merupakan suaka margasatwa di negara Queensland, Australia. Di sini terdapat Koala dan Kangguru yang merupakan hewan maskot dari Australia.

Kesempatan kami berkunjung ke Currumbin Wildlife Sanctuary merupakan bagian dari kegiatan short course yang kami ikut di Australia. Short course atau studi singkat tersebut dibiayai oleh Australia Award Indonesia. 

Rombongan kami di Currumbin Wildlife Sanctuary

Selain berwisata ke Currumbin Wildlife Sanctuary, pada kesempatan lain kami juga banyak dikenalkan dengan tempat-tempat  menarik di Australia. 

Tujuan utama studi singkat dari Pemerintah Australia kepada kita  memang selain memberi kesempatan belajar topik tertentu dari para pakar di sini adalah juga untuk memperkenalkan budaya dan kekhasan Australia.

Baca kisahnya di sini :

Sesi pertama studi singkat kami berada di Kota Brisbane. Dari sana ke Currumbin Wildlife Sanctuary sekitar 1,5 jam perjalanan dengan bus ke arah selatan. 

Perjalanan yang sangat menyenangkan karena pertama kali kami keluar kota melihat pemandangan sisi lain Australia. Meski baru sebagian kecil dari negara bagian Queensland😊😊😊.

Jalur menuju Currumbin Wildlife Sanctuary searah dengan tempat wisata pantai di Gold Coast. Keduanya berada di sisi timur yang merupakan garis pantai Queensland. 

Biasanya wisatawan akan sekalian berkunjung pada kedua tempat tersebut. Tentang Gold Coast ceritanya ada di sini : Menikmati Panorama Pantai Gold Coast Dari SkyPoint, Gedung Tertinggi Di Australia.


Sejarah Currumbin Wildlife Sanctuary


Currumbin Wildlife Sanctuary berdiri sejak tahun 1947. Sebagaimana dari laman resminya, disebutkan pendiriannya atas prakarsa Dr. Alex Griffiths.

Dia mencari cara untuk melindungi bunga-bunga  khas Australia. Ia mengawali juga dengan secara teratur memberi makan burung Nuri.

Saat dibuka kepada publik, seketika Currumbin Wildlife Sanctuary menarik masyarakat untuk berkunjung untuk melihat keindahan bunga dan burung-burung yang ada di sana.

Pada akhirnya menjadi salah satu tempat wisata keluarga terbaik di Gold Coast.

Pada tahun 1976, taman kecil Dr. Alex Griffiths ini diserahkan ke pemerintah Queensland.

Taman tersebut dikelola menjadi perusahaan sosial nirlaba yang menjadi cikal bakal berdirinya Currumbin Wildlife Sanctuary.

Hal ini secara langsung memfasilitasi peningkatan jumlah flora dan fauna asli Australia untuk menjadi koleksi di Currumbin Wildlife Sanctuary.

Diantaranya koala, kangguru dan berbagai jenis unggas.
Denah Currumbin Wildlife Sanctuary. Sumber : gambar

Di sini terdapat rumah sakit hewan. Fungsinya merawat hewan-hewan liar di sekitar Gold Coast. Nantinya hewan-hewan tersebut setelah sehat dilepas kembali ke alam liar.

Currumbin Wildlife Sanctuary menjadi bermakna luas tidak hanya sekedar kebun binatang namun juga sebagai tempat konservasi dan juga perawatan hewan-hewan.


Apa Yang Bisa Kita Nikmati Di  Currumbin Wildlife Sanctuary


Bagian pertama yang kita jumpai saat masuk adalah kandang koala. Hanya karena mereka makhluk yang doyan tidur, umumnya yah kita akan melihat mereka sedang nyenyak di tiang atau pohon tempat tidurnya.
Kandang koala - Currumbin Wildlife Sanctuary, dapatkah sobat melihat makhluk imut itu ?

Bagi kita yang penasaran ingin memeluk hewan imut menggemaskan itu, bisa berfoto bareng pada booth khusus. Untuk ini dikenakan biaya tambahan. Hasil foto bisa kita ambil di pintu keluar Currumbin Wildlife Sanctuary. 
Hasil foto kolega saya dengan koala. Dok : mb Amel

Imutkan ? Koalanya !

Sesudah dari sini, jika kita mengikuti jalur utama, kita akan melewati kandang burung yang besar. Namun karena kami ingin segera bisa selfie dengan kangguru, kami lewatkan saja bagian ini. 

Sepanjang jalan kita akan banyak bertemu dengan petugas atau relawan Currumbin Wildlife Sanctuary. Kita bisa menanyakan banyak hal kepada mereka. Kecuali soal jodoh kita yah.
Ini petugas di Currumbin Wildlife Sanctuary yah, bukan bagian koleksinya.

Jika tidak ingin segera selfie dengan kangguru, kita bisa belok dikit ke arah danau kecilnya.

Di sana kita bisa menyaksikan koleksi burung pelikan yang dimiliki suaka margasatwa  Currumbin ini. Saat kami ke sini bersamaan dengan jam pemberian makan pada pelikan.



Oh iya, di sini terdapat juga satu lokasi yang berisi replika dari berbagai jenis hewan yang ada di Australia. Namanya Wild Island. Kita bisa foto dengan koleksinya tanpa harus takut digigit 😁😁😁.

Sedikit tragedi, seorang kawan rambutnya habis dijambak reptil.


Ini adegan buaya makan buaya

Jika kita bertemu dengan rambu seperti di bawah ini, artinya kita sudah dekat dengan kandang kangguru. Bersiap untuk selfie bersama kangguru. Sisiran dulu yah.


Untuk bisa mendekati dan selfie bersama kangguru, kita harus membujuknya dengan makanan yang telah disediakan pengelola Currumbin Wildlife Sanctuary.

Tentunya dengan membayar yah gaes. Kalo enggak, kanggurunya bakal ogah diajak selfie seperti tragedi ini.
Selfie dengan kangguru yang gagal

Beberapa hal yang perlu diperhatikan pengunjung yang ingin selfie bersama kangguru adalah untuk tidak membuat gerakan yang tiba-tiba. Kangguru akan merasa terancam dan bisa menyerang kita.

Kami diajak untuk masuk kandang kangguru yang ukuran tubuhnya hanya sebesar rusa.

Sebenarnya ada jenis lain yang lebih besar, namun menghindari kemungkinan diseruduk maka pemandu kami menyarankan untuk selfie bersama kangguru yang kecil saja.

Berikut dokumentasi kolega saya yang berhasil foto, bukan selfie bersama kangguru. Awalnya katanya agak was-was gitu.




Dengan susah payah, akhirnya saya sendiri berhasil membujuk seekor kangguru untuk selfie bersama saya. Yea yeaa.
Momen terbaik selfie dengan Kangguru Di Currumbin Wildlife Sanctuary - Australia

Oh iya, di pintu masuk sebelumnya kita akan melewati toko suvenir yang menjual cinderamata khas Australia dan yang bertuliskan Currumbin Wildlife Sanctuary. Harganya sih agak mahal jika dibandingkan dengan Paddy's Mart di Sydney.

Demikian sobat cerita Selfie Dengan Kangguru Di Currumbin Wildlife Sanctuary - Australia. Terima kasih kami sampaikan kepada AAI dan mas Firman yang selalu sabar memandu kami.