JejakBeDe.online - Transit Semalam Di Hotel Basko Premier Padang. Ini merupakan perjalanan kami sekeluarga dengan kompisisi lengkap untuk pertama kali lagi.

Biasanya anak-anak sudah susah diajak ikut berwisata. Mereka sibuk dengan dunianya sendiri. Betapa cepatnya kehilangan mereka😒 .

Kisah menginap semalam di  Hotel Basko Premier Padang ini dalam rangka "liburan" kami ke Bukittinggi, Sumatera Barat. Note yah liburannya pake tanda kutip 😁😁😁. 

Adapun dari Padang ke Bukittinggi jaraknya sekitar 90an km. Biasanya dengan mobil sekitar 3 jam perjalanan.
Formasi lengkap jejakbede sebelum bertolak dari Pontianak ke Padang

Ada apa di Bukittinggi? Bukittinggi terkenal sebagai tujuan wisata masyarakat Sumatera Barat.

Di sana terdapat Jam Gadang yang sudah terkenal hingga mancanegara, Benteng Fort De Kock, Kebun Binatang dan Gua Jepang.

Udara Bukittinggi juga sejuk karena berada pada ketinggian lebih dari 800 meter di atas permukaan laut. Insya Allah akan saya posting tersendiri.


Kami mendarat dengan Garuda sore hari di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), setelah transit di Bandara Soetta.

Karena membawa baby girl istri agak khawatir untuk lanjut ke Bukittinggi. Atas rekomendasi teman yang menjemput, jadilah kami beristrahat semalam di Hotel Basko Premier Padang.
Pengalaman pertama baby girl naik pesawat.

Naik Garuda ditengah harga tiket yang melambung saat ini? Jangan salah sobat, justru ternyata lebih murah dibanding maskapai lain yang mengenakan tarif bagasi. Dengan Garuda kami berenam dapat free bagasi 125 kg. Dengan maskapai lain, jika dihitung dengan tarif bagasi bisa mencapai 12,5 juta rupiah lo. Belum termasuk harga tiket.

Kekhawatiran istri karena kami sudah hampir 1 hari diperjalanan. Dari rumah ke bandara sekitar 2 jam.

Saat terbang ke Soetta 1,5 jam. Transit 2 jam. Soetta ke BIM 1,5 jam. Jika harus lanjut jalan darat 3 jam ke Bukittinggi, bisa remuk badan katanya. Orang dewasa aja remuk apalagi bayi.

Dari bandara BIM ke Hotel Basko Premier Padang sekitar 15 menit saja. Berdasarkan info pada webnya,  Hotel Basko Premier Padang disebut hotel bintang lima sih.

Hotelnya menyatu dengan Basko Grand Mall, salah satu mall terbesar di Kota Padang. Info ini membuat istri saya senyum-senyum sendiri 😊😊😊.
Baca juga :

Kesan sebagai hotel bintang lima agak pudar saat kami tiba dan melihat tampilan hotel dari luar.

Sekilas sudah mulai kusam, jauh dari standar sebagai hotel bintang lima. Masuk ke lobi, lumayan ... kesan wah Hotel Basko Premier Padang masih terlihat dengan desain yang modern dan luas.
Baby girl menikmati lobi Hotel Basko Premier Padang


Setelah proses check in, ternyata dua kamar untuk kami beda lantai. Abang-abang si baby girl ke lantai empat dan kami di lantai tiga.

Dan yang tersedia hanya tipe twin bed. Nampak cukup luas dengan sebuah sofa dekat jendela.

Depan tempat tidur terdapat TV layar datar dan meja kerja dengan desain minimalis. Untuk kamar mandi kondisi closet cukup baik.

Terdapat sebuah bath tube jika ingin berendam dengan air hangat, menghilangkan pegal perjalanan seharian.




Bagaimana fasilitas sarapan di  Hotel Basko Premier Padang? Lumayanlah... meski menurut saya tidak sepadan dengan status hotel bintang lima.

Terdapat tiga pilihan untuk duduk menikmati sarapan. Ada yang didesain dengan tirai penyekat, lalu meja makan standar dan juga meja bundar dengan view ke luar hotel.
Restoran untuk sarapan di Hotel Basko Premier Padang


Karena membutuhkan space yang lapang untuk stroler si baby girl, kami memilih menikmati sarapan di pojok dengan meja bundar.


Oh iya dari lantai tiga, terdapat eskalator sebagai akses ke Basko Grand Mall. Jadi jika membawa pasangan hindari mendapat kamar di lantai tiga yah🤣🤣🤣
Suasana Basko Grand Mall dari lantai tiga Hotel Basko Premier Padang

Begitulah sobat saat kami menginap semalamHotel Basko Premier Padang.

Secara umum kami agak kecewa karena fasilitas yang ada tidak sepadan level bintang lima yang mereka sandang. Namun untuk sekedar melepas capek lumayanlah.