Pantai Pandawa Bali

Menikmati Pesona Pantai Pandawa Bali - Kita tahulah Bali saat ini merupakan destinasi wisata di negara kita yang paling populer dikunjungi wisman dari berbagai negara.

Maka saat satu sesi tugas negara ke Bali, saya sempatkan mengunjungi salah satu destinasi wisata di sana yaitu Pantai Pandawa Bali. 

Sebenarnya tidak sengaja juga untuk mampir ke Pantai Pandawa tersebut. Saya tiba dengan penerbangan pagi, sedang tamu utama akan datang dengan penerbangan sore. 

Sedang acara kami akan berlangsung di Jembrana Bali yang jaraknya 100 km dari Denpasar. Demi efisiensi teman yang menjemput, maka kami putuskan menunggu kedatangan tamu utama tersebut.
Pantai Pandawa Bali
Ceritanyakan cuman mau numpang foto di Pantai Pandawa, jadi tidak ada adegan bersama bule yang berjemur yah.

Nah sambil menunggu tamu utama tiba, teman yang menjemput menawarkan saya untuk mengunjungi beberapa destinasi wisata Bali yang dekat-dekat dari Denpasar.

Teman tersebut kemudian mengajak ke Pantai Pandawa karena menurutnya merupakan destinasi wisata Bali yang masih baru. Sebagai tamu saya manut tuan rumah aja 😊.
Baca juga :

Bagaimana menuju Pantai Pandawa Bali ?

Jika kita ke Bali dengan pesawat, maka jarak dari Bandara Ngurah Rai Bali ke Pantai Pandawa hanya sekitar 18 km, ke arah selatan.

Kita bisa melewati jalan poros utamanya melewati patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di daerah Jimbaran atau memutar mengikuti tol laut Bali. Jika memutar melewati tol maka jarak ke Pantai Pandawa Bali akan menjadi sekitar 21 km.
Akses ke Pantai Pandawa Bali
Akses menuju Pantai Pandawa Bali

Teman saya memilih memutar via tol laut Bali, sesuai misi menikmati destinasi wisata bali terdekat. Memang sensasinya cukup beda berkendara di jalan biasa dengan jalan yang membelah laut.

Dari tol laut ini kita bisa menikmati suasana pemandangan yang berbeda pada beberapa tempat yang ada di  pinggiran daratan Bali.

Tol Laut di Bali
Gerbang tol Bali untuk alternatif menuju Pantai Pandawa Bali

Jarak tempuh ke Pantai Pandawa baik melalui poros utama ataupun melaui tol, bisa mencapai 1 jam. Hal ini karena kita akan melewati beberapa ruas jalan yang agak kecil dan menjadi simpul kemacetan. 
Menuju Pantai Pandawa Bali dari Bandara Ngurah Rai, jika kita menggunaka ojek online tarifnya sekitar 35rb - 50rb rupiah. Jika dengan taksi online sekitar 70rb - 100rb rupiah.

Satu khas yang akan kita temui adalah saat sebelum tiba di Pantai Pandawa Bali, kita akan melewati jalan yang membelah tebing-tebing.

Pada saat memasuki gerbang Pantai Pandawa terdapat spot berfoto dari arah tebing ke arah Pantai Pandawa Bali tersebut.

Dari arah ini sudah membuat kita terpukau dengan pemandangan yang ada. Pada kejauhan kita sudah melihat hamparan pasir kuning keemasan khas pantai Bali yang sangat eksotis.

Pantai Pandawa Bali
Pemandangan dari arah tebing ke Pantai Pandawa
Baca juga yah :
Upacara adat di Pantai Pandawa Bali
Pemandangan dari arah Pantai Pandawa ke akses jalan di tebing-tebing

Apa Yang Menarik Di Pantai Pandawa Bali ?

Pada saat saya berkunjung ke Pantai Pandawa Bali, saat itu sedang ada upacara adat masyarakat setempat.

Ini merupakan khasanah kekayaan budaya tanah air kita. Tentunya kita berharap hal ini tetap lestari.
Upacara adat di Pantai Pandawa Bali
Upacara adat di Pantai Pandawa Bali

Bagi turis asing, hamparan pasir di Pantai Pandawa Bali ini merupakan tempat untuk berjemur menikmati matahari tropis.

Bagi kita yang berkunjung bersama keluarga  bisa bermain, bersantai dan berfoto di atas hamparan pasirnya.
Hamparan pasir putih dan ombak yang tenang di Pantai Pandawa Bali
Hamparan pasir putih dan ombak yang tenang di Pantai Pandawa Bali

Kita bisa berenang dan juga bermain kano karena ombak di Pantai Pandawa relatif tenang. Juga relief laut yang cenderung landai membuat kita lebih aman dan nyaman.

Harga kano yang single sekitar Rp.25.000 dan yang dobel Rp.50.000 untuk 1 jam. Tergolong standarlah.
Kano sewaan di Pantai Pandawa
Kano sewaan di Pantai Pandawa

Begitulah teman sekelumit sesi tugas negara sambil menikmati pesona Pantai Pandawa Bali. Indahnya karunia Yang Maha Kuasa.